Rayakan 103 Tahun Perjalanan Iman, Paroki Santa Maria Assumpta Klaten Gelar Misa Syukur

Sabtu, 22 Agustus 2026
HUT Paroki 103 tahun GMA Klaten Misa Syukur
Rayakan 103 Tahun Perjalanan Iman, Paroki Santa Maria Assumpta Klaten Gelar Misa Syukur

KLATEN – Paroki Santa Maria Assumpta Klaten menggelar Misa Syukur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103. Perayaan Ekaristi berlangsung di Gereja Santa Maria Assumpta Klaten, Sabtu (15/8/2026), dan diikuti oleh umat Paroki Santa Maria Assumpta bersama umat dari Stasi St. Yusup Senden.

 

Misa Syukur ini menjadi puncak rangkaian peringatan HUT ke-103 Paroki. Dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan, umat berkumpul untuk mengucap syukur atas perjalanan panjang paroki yang telah berlangsung selama lebih dari satu abad.

 

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Herman Yoseph Singgih Sutoro, Vikep (Vikaris Episkopal) Kevikepan Surakarta, sebagai selebran utama, didampingi oleh Romo Yoseph Kristanto, Romo Mateus Seto Dwiadityo, dan Romo Petrus Noegroho Agoeng Sriwidodo.

 

Perayaan berlangsung dengan khidmat dan diiringi koor OMK Paroki. Umat diajak untuk kembali melihat perjalanan panjang Paroki Santa Maria Assumpta, sekaligus merefleksikan berbagai karya, pelayanan, dan kebersamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan umat dari generasi ke generasi.

 

Tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia paroki, Misa Syukur ini juga menjadi kesempatan bagi umat untuk mensyukuri berbagai berkat dan pengalaman yang telah dilalui bersama. Selama 103 tahun, kehidupan paroki terus berkembang melalui keterlibatan umat dalam berbagai karya dan pelayanan.

 

Salah satu bagian dalam perayaan adalah prosesi persembahan yang melibatkan perwakilan dari sepuluh wilayah. Masing-masing wilayah membawa hasil bumi dan produk unggulan sebagai persembahan ke altar.

 

Persembahan tersebut menjadi simbol keterlibatan umat sekaligus ungkapan syukur atas segala berkat yang diterima. Berbagai hasil yang dibawa dari masing-masing wilayah menggambarkan keberagaman karya dan kehidupan umat yang dipersembahkan dalam satu perayaan bersama.

 

Rangkaian perayaan kemudian dilanjutkan dengan momen syukur bersama di akhir acara. Selain memperingati 103 tahun Paroki Santa Maria Assumpta, umat juga turut merayakan 37 tahun imamat Romo Yoseph Kristanto dan 3 tahun imamat Romo Mateus Seto Dwiadityo.

 

Perayaan ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dan sukacita. Tiga momen tersebut dirayakan bersama sebagai bagian dari perjalanan iman dan kehidupan umat Paroki Santa Maria Assumpta.

 

Memasuki usia ke-103 tahun, perjalanan Paroki Santa Maria Assumpta menjadi pengingat bahwa kehidupan menggereja dibangun melalui kebersamaan dan keterlibatan banyak generasi. Semangat tersebut diharapkan terus menjadi bekal bagi umat untuk melanjutkan karya pelayanan dan perjalanan paroki di tahun-tahun mendatang.

 

Penulis: Wilhelmina Alexandra Valmay Putri Aberth

 

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita